Re-Design
Ampyang
Mengangkat camilan tradisional menjadi produk oleh-oleh premium melalui kemasan anyaman bambu
Perbandingan Visual
Sebelum & Sesudah
Sebelum
Kemasan Plastik Bening
- Produk mudah remuk saat dikirim
- Tidak ada identitas visual yang kuat
- Kesan kurang higienis & premium
- Tidak cocok untuk oleh-oleh / hantaran
Sesudah
Besek Anyaman Bambu
- Produk terlindung dari benturan
- Label minimalis & identitas jelas
- Kesan alami, tradisional, premium
- Ideal untuk oleh-oleh & hantaran
*Gambar produk milik proyek re-desain ini
Kerangka
5 Tahap Design Thinking
Empati
Saya datang langsung ke tempat usaha dan berdialog dengan pemilik UMKM untuk memahami perspektif mereka sebelum menyimpulkan apapun.
Di sisi lain, dari sudut pandang konsumen modern: tampilan, ketahanan, dan kepercayaan terhadap kebersihan produk sama pentingnya dengan rasa.
Definisi Masalah
Terdapat gap antara efisiensi produksi yang sudah baik dengan kebutuhan pasar yang semakin visual-oriented. Tiga masalah utama teridentifikasi:
Tujuan redesain: kemasan terjangkau yang meningkatkan nilai produk di mata konsumen sekaligus memberi perlindungan fisik lebih baik.
Ide & Konsep
Ide utama: menggunakan besek anyaman bambu sebagai kemasan luar. Material lokal, harga bersahabat, dan secara visual menyampaikan keaslian tradisional yang autentik.
Prototipe
Dua lapisan perlindungan tanpa mengubah proses produksi: plastik bening di dalam untuk menjaga kerenyahan, besek bambu di luar sebagai pelindung fisik.
Label melingkar memuat: netto, komposisi, "Tanpa Pengawet", ilustrasi kacang & jahe — estetik namun tidak berlebihan. Palet warna: krem bambu + putih bersih.
Uji Coba
Dua metode pengujian dilakukan untuk memvalidasi prototipe:
Hasil Pengujian
Data Uji Fisik & Visual
saat diberi beban 1 kg
saat diberi beban 1 kg
kemasan lama di rak
kemasan baru di rak
Kesimpulan
Kemasan = Investasi
"Re-desain bukan cuma soal bikin sesuatu kelihatan bagus. Kemasan yang baik bukan beban biaya — melainkan investasi yang mendongkrak nilai produk sekaligus melindunginya dari kerusakan."